>> bagaduh :.  

.:menu:.
[timpakul]
[karangmumus]


.:@rsip:.


wadah bamamay.. maranyau..

TagBoard Message Board
Nama

URL atau Email

Pesan(mukamoe)


This page is powered by Blogger.



   12.4.04
.
..
...
....
.....
....
...
..
.

u
r
a
i

j
i
w
a

.
..
...
....
.....
....
...
..
.

g
u
n
d
a
h

h
a
t
i

.
..
...
....
.....
....
...
..
.

b
e
r
h
e
n
t
i
l
a
h

.
..
...
....
.....
....
...
..
.

y
a
k
i
n
l
a
h

[tp,040412]


otakku tak ingin mencintanya
hatiku ingin mencintanya

ragaku tak ingin merabanya
jiwaku haus akan dirinya

mimpi akan sebuah cita
khayal akan sebuah cinta

atmosfer jiwaku belum menyatunya
gejolak raga belum mengurainya

ia ada diantara tiada
tiada diantara ada

[tap,040412]


chip ini tak pernah punya rasa
ia hanya lewatkan apa yang ia tahu
ia hanya lakukan apa yang ia diminta
ia hanya tampilkan apa yang ia proses

laptop ini tak pernah punya hati
ia tak perlu dicinta
ia tak perlu disayang
ia tak perlu dikasihi

teknologi bukanlah nyata
ia hanya fatamorgana
ia bukan pencipta
namun ia terlalu baik untuk ditinggalkan

[tp,040412]


   25.3.04
Kadang kala lelah
Sering kali putus asa
Seakan ...........
Keadilan
Tak pernah ada
Tak pernah terwujud
Tapi ..............
Banyak sekali doa
Dan pengharapan
Dari orang-orang tertindas
Agar .................
Dia tetap hadir
Dalam hati dan pikiran kita



   13.3.04
akulah sang nafsu
tebar gairah fana
urai getar jiwa
gapai orgasme kemunafikan

akulah sang fantasi
sebar mimpi semu
gerai fatamorgana raga
tuju bahagia kepalsuan


bidadari kecil telah temukan kembali sayapnya yang patah
cinderela manis itu telah temukan sepatu kacanya
monalisa tak lagi kehilangan senyumnya

namun aku masih belum jumpa dengan jiwaku

[tp.040312]



ada seonggok daging kecil dalam diri
tak hanya dialiri oleh tetesan darah
tak hanya dibalut oleh gumpalan lemak
pula ia dialiri rasa dibalut nurani

ada segumpal lemak di kepala
tak hanya menggumpal ia
tak hanya berada ia
pula kendalikan jiwa

ia bagimu
mereka untukmu

nadi jiwa rasa nurani
darah daging asa

desah cita tak harap asa
derai mimpi tak jumpa nurani

bahagia itu pasti kan kembali
resah itu pasti kan tiada

[tp.040311]



   6.3.04
tanah kami bukan lagi milik kami
pohon kami bukan lagi punya kami
ladang kami bukan lagi hidup kami

segala tlah kau rampas
segala tlah kalian rampok
segala tlah mereka peras

hanya karena kau punya kuasa
hanya karena kalian punya senjata
hanya karena mereka punya harta



tetes air terakhir telah jatuh ke bumi
desah nafas terakhir telah menyatu di atmosfer
darah terakhir tlah mengalir membasahi keringnya tanah

ia tlah hisapkan segala asa
ia tlah matikan segala rasa
ia tlah kuburkan segala jiwa

buta
tuli
membisu

genderang kematian menjadi nada indah
jerit kesakitan menjadi harmoni lagu
air mata lahirkan kebahagiaan

tawa
ceria
bahagia




perempuan
itu
masih
dalam
pelukannya

perempuan
itu
masih
dalam
jiwanya

perempuan
itu
selalu
jadi
dirinya

perempuan
itu
dilingkari
bayangannya

perempuan
itu
bersatu
kasihnya

perempuan
itu
hanya
baginya