otakku tak ingin mencintanya
hatiku ingin mencintanya
ragaku tak ingin merabanya
jiwaku haus akan dirinya
mimpi akan sebuah cita
khayal akan sebuah cinta
atmosfer jiwaku belum menyatunya
gejolak raga belum mengurainya
ia ada diantara tiada
tiada diantara ada
[tap,040412]
penulis bagaduh pada 09:20
chip ini tak pernah punya rasa
ia hanya lewatkan apa yang ia tahu
ia hanya lakukan apa yang ia diminta
ia hanya tampilkan apa yang ia proses
laptop ini tak pernah punya hati
ia tak perlu dicinta
ia tak perlu disayang
ia tak perlu dikasihi
teknologi bukanlah nyata
ia hanya fatamorgana
ia bukan pencipta
namun ia terlalu baik untuk ditinggalkan
[tp,040412]
penulis bagaduh pada 09:16
Kadang kala lelah
Sering kali putus asa
Seakan ...........
Keadilan
Tak pernah ada
Tak pernah terwujud
Tapi ..............
Banyak sekali doa
Dan pengharapan
Dari orang-orang tertindas
Agar .................
Dia tetap hadir
Dalam hati dan pikiran kita
penulis bagaduh pada 04:12
akulah sang nafsu
tebar gairah fana
urai getar jiwa
gapai orgasme kemunafikan
akulah sang fantasi
sebar mimpi semu
gerai fatamorgana raga
tuju bahagia kepalsuan
penulis bagaduh pada 11:23
bidadari kecil telah temukan kembali sayapnya yang patah
cinderela manis itu telah temukan sepatu kacanya
monalisa tak lagi kehilangan senyumnya
namun aku masih belum jumpa dengan jiwaku
[tp.040312]
penulis bagaduh pada 00:24
ada seonggok daging kecil dalam diri
tak hanya dialiri oleh tetesan darah
tak hanya dibalut oleh gumpalan lemak
pula ia dialiri rasa dibalut nurani
ada segumpal lemak di kepala
tak hanya menggumpal ia
tak hanya berada ia
pula kendalikan jiwa
ia bagimu
mereka untukmu
nadi jiwa rasa nurani
darah daging asa
desah cita tak harap asa
derai mimpi tak jumpa nurani
bahagia itu pasti kan kembali
resah itu pasti kan tiada
[tp.040311]
penulis bagaduh pada 00:24
tanah kami bukan lagi milik kami
pohon kami bukan lagi punya kami
ladang kami bukan lagi hidup kami
segala tlah kau rampas
segala tlah kalian rampok
segala tlah mereka peras
hanya karena kau punya kuasa
hanya karena kalian punya senjata
hanya karena mereka punya harta
penulis bagaduh pada 09:40
tetes air terakhir telah jatuh ke bumi
desah nafas terakhir telah menyatu di atmosfer
darah terakhir tlah mengalir membasahi keringnya tanah
ia tlah hisapkan segala asa
ia tlah matikan segala rasa
ia tlah kuburkan segala jiwa
buta
tuli
membisu
genderang kematian menjadi nada indah
jerit kesakitan menjadi harmoni lagu
air mata lahirkan kebahagiaan
tawa
ceria
bahagia
penulis bagaduh pada 09:37